Tito Imbau Pemda Hati-hati Terbitkan Obligasi Daerah agar Tidak Beratkan Beban Fiskal
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah untuk berhati-hati dalam menerbitkan obligasi daerah agar tidak menjadi beban fiskal berkelanjutan bagi kepala daerah periode berikutnya. Tito menekankan bahwa obligasi merupakan bentuk utang yang harus diperhitungkan secara matang, terutama mengingat banyaknya kepala daerah yang mengeluh harus menanggung utang warisan dari pemerintahan sebelumnya.
Penerbitan obligasi diperbolehkan jika digunakan untuk proyek produktif yang mampu menghasilkan pendapatan, seperti pembangunan rumah sakit dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Pendapatan dari proyek tersebut nantinya digunakan untuk melunasi utang sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Namun, Pemda dengan kapasitas fiskal rendah dan yang sudah memiliki beban utang tidak disarankan untuk menerbitkan obligasi lagi. Hal ini dapat menambah beban bagi pemerintah daerah yang baru dan berpotensi menyulitkan keuangan daerah di masa depan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Tito Imbau Pemda Hati-hati Terbitkan Obligasi Daerah
15 September 2026 pukul 20.08 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Tito Warning Pemda Hati-Hati Terbitkan Obligasi Daerah, Jangan Sampai Wariskan Beban Utang
15 September 2026 pukul 20.35 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Tito Imbau Pemda Hati-Hati Jika Terbitkan Obligasi Daerah
16 September 2026 pukul 06.50 · Baca aslinya ↗