Tito Warning Pemda Hati-Hati Terbitkan Obligasi Daerah, Jangan Sampai Wariskan Beban Utang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memperingatkan pemerintah daerah agar berhati-hati dalam menerbitkan obligasi daerah. Menurutnya, obligasi merupakan bentuk utang yang harus diperhitungkan matang agar tidak menjadi beban fiskal jangka panjang. Banyak kepala daerah yang mengeluh harus menanggung utang warisan dari pemerintahan sebelumnya, sehingga penerbitan obligasi tidak boleh dilakukan tanpa perhitungan kemampuan keuangan daerah yang tepat.
Tito menyatakan, penerbitan obligasi masih dimungkinkan jika digunakan untuk membiayai proyek yang produktif dan mampu menghasilkan pendapatan. Sebagai contoh, pembangunan rumah sakit yang dikelola melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dapat menghasilkan pendapatan untuk membayar utang sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Namun, ia mengingatkan agar daerah dengan kapasitas fiskal rendah dan yang sudah memiliki beban utang tidak memaksakan diri menerbitkan obligasi lagi. Hal ini dapat menambah beban bagi pemerintah daerah yang baru dan berpotensi menyulitkan keuangan daerah di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 20.09
Mendagri Minta Pemda Hati-Hati Terbitkan Obligasi
Detik.com · 15 September 2026 pukul 20.08
Tito Imbau Pemda Hati-hati Terbitkan Obligasi Daerah
kumparan · 15 September 2026 pukul 19.24
Mendagri Imbau Pemda Berhati-hati Terbitkan Obligasi Daerah
Berita terkait
Obligasi Daerah Jakarta, Perlukah Pemprov DKI Menambah Utang?
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 18.40
DKI Jakarta Mau Terbitkan Obligasi, Ekonom Ingatkan Hal Ini
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.05
Polemik Obligasi Daerah, Tim Purbaya atau Tim Pramono? Ekonom INDEF Pilih Purbaya
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 14.55
Polemik Obligasi Jakarta! Purbaya Bilang Uang DKI Banyak, Pramono Balik Jawab: Kami Juga Disuruh Bangun Banyak
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 03.19