Upaya Indonesia Meningkatkan Produksi Minyak Bumi
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Indonesia terus berupaya meningkatkan produksi minyak bumi nasional. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil menambah pasokan minyak sebesar 2.128 BOPD dari sumur MESO#22 di Lapangan Menggala South, Rokan Hilir, Riau. Pencapaian ini merupakan bagian dari perayaan HUT RI ke-81. Operasi pengeboran dimulai pada 16 Juli 2026 dan selesai pada 29 Juli 2026, dengan mengatasi tantangan teknis berupa perubahan trajektori dan lapisan serpih yang tidak stabil.
Presiden Prabowo Subianto menetapkan target lifting minyak 610.000 barel per hari pada APBN 2027. Pakar kebijakan publik dari Unpad dan UGM menilai target ini realistis dan mendukung strategi Kementerian ESDM, yang meliputi percepatan eksplorasi greenfield, optimalisasi lapangan eksisting dengan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR), dan perbaikan iklim investasi. Pada 2025, lifting minyak mencapai 605.300 bph, melampaui target APBN, dengan konsumsi domestik sebesar 1,6 juta bph dan impor 1 juta bopd.
Perbedaan angka yang disebutkan meliputi target lifting 610.000 bpd untuk 2027, capaian 2025 sebesar 605.300 bph, dan tambahan pasokan 2.128 BOPD dari sumur spesifik. Semua upaya ini bertujuan untuk mendukung ketahanan energi nasional dan stabilitas makroekonomi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Pertamina Hulu Rokan Tambah Pasokan Minyak 2.128 BOPD dari Sumur MESO 22
17 Agustus 2026 pukul 18.20 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Prabowo Targetkan Lifting 610 Ribu Barel per Hari, 3 Strategi Kementerian ESDM Dianggap Tepat
18 Agustus 2026 pukul 08.45 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Akademisi UGM dan Unpad Ungkap Kunci Capai Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
18 Agustus 2026 pukul 13.18 · Baca aslinya ↗