Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Upaya Menjaga Surplus dan Menurunkan Harga Pupuk Subsidi di Tengah Krisis Bahan Baku

Industri pupuk Indonesia berupaya menjaga surplus pupuk di tengah krisis bahan baku global dengan sinergi BUMN dan sektor swasta. PT Pupuk Indonesia (Persero) menghasilkan 9,4 juta ton Urea per tahun dari gas domestik, mengurangi konsumsi energi 10 persen, serta memfasilitasi distribusi bersubsidi melalui digitalisasi i-Pubers yang menurunkan HET 20 persen. Hingga September 2026, penebusan pupuk bersubsidi mencapai 6,66 juta ton atau 68 persen dari alokasi, meningkat 25 persen dari tahun sebelumnya. Penurunan HET pupuk subsidi sebesar 20% dilakukan sejak Oktober 2025 untuk mendukung petani, didukung revitalisasi pabrik yang meningkatkan efisiensi produksi. Program Agrosolution, Rembuk Tani, dan TAJUMASE diluncurkan untuk memberikan pendampingan komprehensif kepada petani, mulai dari budidaya hingga pembiayaan.

Menurut tiap media