Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Menjaga Surplus Pupuk RI di Tengah Krisis Bahan Baku Global

Industri pupuk Indonesia berupaya menjaga surplus pupuk di tengah krisis bahan baku global dengan sinergi BUMN dan sektor swasta. PT Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) fokus pada kontinuitas produksi dengan formulasi pupuk kustom berbasis kebutuhan tanaman, tanah, dan iklim. PT Sentana Adidaya Pratama (SADP) memanfaatkan volatilitas pasar sebagai momentum kompetitif melalui perencanaan presisi dan diplomasi perdagangan. PT Pupuk Indonesia (Persero) menghasilkan 9,4 juta ton Urea per tahun dari gas domestik, mengurangi konsumsi energi 10 persen, serta memfasilitasi distribusi bersubsidi melalui digitalisasi i-Pubers yang menurunkan HET 20 persen. Hingga September 2026, penebusan pupuk bersubsidi mencapai 6,66 juta ton atau 68 persen dari alokasi, meningkat 25 persen dari tahun sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait