Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Upaya Pemerintah dan Pertamina Kurangi Beban Subsidi LPG 3 Kg

Konsumsi LPG 3 kg bersubsidi di Indonesia terus meningkat setiap tahun dan sering melebihi kuota APBN. Data Kementerian ESDM menunjukkan realisasi volume tahun 2024 mencapai 8,23 juta metrik ton dari kuota 8,03 juta metrik ton, dan tahun 2025 mencapai 8,52 juta metrik ton dari kuota 8,17 juta metrik ton. Sementara itu, realisasi Juli 2026 mencapai 5,05 juta metrik ton dari kuota 2026 sebesar 8 juta metrik ton. Untuk RAPBN 2027, pemerintah berencana meningkatkan kuota menjadi 8,94 juta metrik ton dengan anggaran Rp 114,1 triliun.

PT Pertamina Patra Niaga berupaya mengurangi beban negara melalui edukasi peralihan konsumen ke produk non-subsidi seperti Bright Gas, termasuk mengadakan acara memasak di delapan kota pada Hari Pelanggan Nasional 2026. Di sisi lain, Kementerian ESDM masih mengkaji pembatasan penyaluran LPG 3 kg berdasarkan desil ekonomi agar subsidi lebih tepat sasaran. Pemerintah belum menetapkan jadwal pelaksanaan kebijakan tersebut karena masih dalam proses evaluasi data dan mekanisme lapangan. Sebagai langkah pengawasan, Pertamina telah menandatangani MoU dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri untuk verifikasi data kependudukan.

Menurut tiap media