Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Urgensi Transparansi dan Validasi Data Desil dalam Program Perlindungan Sosial

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dan ekonom UGM Media Wahyu Askar menyoroti risiko penggunaan data desil dalam penentuan penerima bantuan sosial. Lestari menekankan pentingnya transparansi dan validasi data DTSEN sebagai basis data tunggal guna mencegah hilangnya akses bantuan bagi masyarakat miskin akibat pemutakhiran yang tidak sesuai kondisi riil. Ia mendorong sosialisasi kuat dan penggunaan kanal digital agar masyarakat dapat mengevaluasi status kesejahteraan secara mandiri.

Di sisi lain, Media Wahyu Askar berpendapat bahwa kemiskinan bersifat multidimensional sehingga tidak cukup diukur hanya dengan desil. Ia memperingatkan adanya potensi exclusion error dan menyarankan agar pemutakhiran data dihentikan sementara untuk pemeriksaan kembali guna menghindari dampak berat pada hak masyarakat. Sementara Lestari fokus pada validasi dan transparansi, Wahyu Askar secara eksplisit meminta penghentian sementara proses pemutakhiran data.

Menurut tiap media