Jakarta · Minggu, 27 September 2026Cari
WargaKonoha

11,3 Triliun Ton Es Greenland dan Antarktika Mencair, Pertanda Apa?

Para peneliti internasional yang didukung NASA dan ESA menemukan bahwa sejak 1970-an, terdapat 11,3 triliun ton es kutub yang mencair dari Greenland dan Antarktika, menyebabkan kenaikan muka air laut sebesar 3 sentimeter. Studi ini, diterbitkan di jurnal Scientific Data, menggabungkan data dari 42 survei satelit dan 27 misi satelit untuk menganalisis perubahan lapisan es selama lima dekade terakhir. Hasilnya menunjukkan bahwa 84% dari es yang hilang berasal dari pencairan gletser, sementara hanya 16% akibat pencairan di permukaan es.

Pencairan es di kedua wilayah ini semakin mempercepat sejak 1990-an. Pada 1980-an, pencairan tahunan di Greenland mencapai 60 miliar ton, namun melonjak menjadi 264 miliar ton pada 2010-an. Di Antarktika, angka serupa naik dari 48 miliar ton pada 1980-an hingga 202 miliar ton pada 2010-an. Para peneliti menekankan bahwa tren ini mencerminkan respons dinamis lapisan es terhadap pemanasan laut global.

Studi ini juga menegaskan pentingnya pengamatan berbasis satelit untuk memantau perubahan iklim. Dengan proyeksi kenaikan suhu global yang dapat melebihi 1,5 derajat Celsius, lapisan es kutub akan terus kehilangan massa. Para ilmuwan menyerukan pemeliharaan misi satelit seperti CryoSat-2 dan Sentinel untuk memastikan data iklim lapisan es tersedia bagi penelitian dan kebijakan mendatang.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait