17 Perusahaan China Digerebek, 330 Intel Dikerahkan Amankan 114 Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Taiwan menggerebek 17 perusahaan asal China yang diduga secara ilegal merekrut bakal pelarian talenta chip dan teknologi digital. Operasi ini dilakukan oleh Biro Investigasi Kementerian Kehakiman Taiwan dari 13 Juli hingga 4 Agustus, melibatkan 330 agen yang menggeledah 64 lokasi dan memeriksa 114 orang. Langkah ini dilatarbelakangi sengitnya perlombaan teknologi AI global, di mana Taiwan sebagai produsen semikonduktor terkemuka khawatir keunggulan industri domestik terancam oleh upaya rekrutmen agresif dari Beijing. Beberapa perusahaan yang terlibat dalam investigasi antara lain ACM Research Shanghai, Goke Microelectronics, Actions Technology, dan Zhuhai CosMX Battery. Menurut otoritas Taiwan, perusahaan-perusahaan ini menggunakan taktik 'kucing-kucingan' dengan menyamar sebagai entitas lokal atau investor asing untuk membuka kantor perwakilan ilegal. Operasi serupa juga dilakukan pada Maret sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencegah infiltrasi di sektor mikroelektronika. Hukum Taiwan melarang keras investasi China pada sektor sensitif seperti desain chip, sementara sektor pengemasan chip hanya terbuka dengan proses review yang sangat ketat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.29
Latihan Perang, Presiden Taiwan Dievakuasi dengan Kendaraan Lapis Baja
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.48
Bersiap Hadapi Invasi China, Taiwan Gelar Latihan Perang Terbesar
Berita terkait
Taiwan Kena Serangan Siber Abnormal, China Diduga Dalangnya
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.30
Kemlu soal Latihan RI dan China Diprotes Taiwan: Bukan Latihan Tempur
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.34
Apa Itu Passex? Latihan Gabungan Kapal Perang Indonesia dan China yang Bikin Taiwan Marah
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 11.40
TNI AL jelaskan latihan dengan China di timur Taiwan
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 17.33