Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bersiap Hadapi Invasi China, Taiwan Gelar Latihan Perang Terbesar

Taiwan memulai latihan militer terbesar tahunannya, 'Han Kuang', pada 5 Agustus 2026, yang berlangsung hingga 14 Agustus. Latihan ini mensimulasikan skenario pertempuran untuk pasukan utama dan cadangan menanggapi serangan, termasuk desentralisasi komando agar komandan medan dapat membuat keputusan operasional tanpa menunggu perintah pusat. Warga sipil juga terlibat melalui uji coba perlambatan internet seluler dan latihan serangan udara. Latihan dilaksanakan di pantai Selat Taiwan dengan partisipasi ratusan pasukan cadangan yang menembakkan senapan serbu buatan Taiwan ke target simulasi pendaratan pasukan China. China secara berulang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayhyanya dan telah meningkatkan tekanan militer dengan penggunaan jet tempur, kapal perang, dan aktivitas zona abu-abu di sekitar pulau. Pada hari pembukaan, puluhan pasukan cadangan tersebar di sepanjang pantai, sementara otoritas penjaga pantai China memperkirakan aktivitas militer yang tidak langsung namun signifikan. Presiden Taiwan Lai Ching-te menyatakan bahwa tekanan otoriter dari Partai Komunis China semakin menyebar, sehingga pihaknya akan terus memperkuat pertahanan nasional dan ketahanan sosial. Taiwan juga meningkatkan anggaran pertahanan dan mengadopsi senjata ringa seperti drone untuk dukungan strategi perang asimetris. Dengan penduduk 23 juta jiwa, pulau ini menghadapi ancaman militer yang berulang dari China, yang secara agresif mengerahkan kekuatan tentera di sekitarnya hampir setiap hari.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait