5 Aplikasi yang Isinya Penuh Mata-Mata, Banyak yang Tidak Sadar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Layanan keamanan siber NordVPN mengidentifikasi lima kategori aplikasi populer yang membahayakan privasi pengguna. Facebook disebut sebagai aplikasi paling berbahaya karena melacak pengguna di berbagai situs bahkan saat logout, meminta izin luas (kontak, mikrofon, lokasi, dll.), dan mengumpulkan data login, waktu penggunaan, pembelian, serta riwayat penelusuran untuk iklan yang ditargetkan. Facebook Messenger juga berisiko karena tidak menggunakan enkripsi end‑to‑end secara default, memindai tautan dan gambar yang dikirim pengguna, serta memungkinkan moderator meninjau pesan. Aplikasi cuaca seperti AccuWeather, WeatherBug, dan The Weather Channel meminta akses lokasi yang tampaknya wajar tetapi sering melacak terus‑menerus dan menjual data ke pengiklan, mengungkap tempat kerja, pola perjalanan, dokter, dan pusat kebugaran. Words with Friends dari Zynga mengumpulkan data pribadi (nama, usia, email, kontak, pembelian dalam game, percakapan), menggunakan cookie dan beacon untuk melacak IP, perangkat, OS, dan MAC. Terakhir, NordVPN memperingatkan bahwa ancaman privasi juga berasal dari aplikasi yang dianggap aman, seperti Angry Birds (terkait penyadapan NSA 2014) dan aplikasi senter (diduga menjual data lokasi 2013). Kerentanan yang sudah diketahui biasanya diperbaiki, tetapi celah keamanan yang belum ditemukan merupakan risiko terbesar. tags":["privasi","aplikasi seluler","pelacakan data","keamanan siber","nordvpn"]
Bagikan
Berita terkait
Kuota Internet Pascabayar Tak Boleh Hangus, Operator Cari Solusinya
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 10.10
Hari Bhakti Postel ke-81 Perlihatkan Ekosistem Digital yang Luas
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 10.01
Pemuda Ajaib Alexandr Wang Lesatkan Nilai Meta Rp 4.191 Triliun
Detik.com · 28 September 2026 pukul 10.00
Bocah Ajaib Alexandr Wang Akhirnya Lesatkan Nilai Meta Rp 4.191 Triliun
Detik.com · 28 September 2026 pukul 10.00