8 dari 10 Penduduk Indonesia Sudah Terkoneksi Internet, Selanjutnya Bisa Perekonomian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jaringan 4G telah menjangkau lebih dari 98 persen wilayah layanan nasional, sehingga 8 dari 10 penduduk Indonesia sudah terkoneksi ke internet. Pemerintah kini menggeser fokus dari sekadar pembangunan jaringan ke pemanfaatan konektivitas untuk mendorong perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Edwin Hidayat, menyatakan bahwa transformasi digital harus dibangun secara menyeluruh agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Untuk mendukung ekonomi digital, pemerintah sedang menyiapkan layanan internet berkecepatan hingga 100 Mbps dengan tarif terjangkau melalui spektrum 1,4 GHz, ditujukan untuk sekitar 10,8 juta rumah tangga. Pengembangan jaringan 5G juga dipercepat dengan memanfaatkan pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Di samping itu, jaringan serat optik sedang diperluas ke lebih dari 500 ribu fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, kantor pemerintahan, pusat transportasi, dan kawasan ekonomi.
Kebbijakan ini disampaikan dalam pembukaan Digital Transformation Indonesia Conference and Expo (DTI-CX) 2026 di Jakarta Pusat, yang dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Pemerintah menekankan bahwa konektivitas harus tidak hanya menjadi fondasi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi digital secara aman dan terpercaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 16.15
Menuju Internet 100 Mbps, APJII Dorong Penguatan Infrastruktur Nasional
Berita terkait
Cakupan Internet Tembus 90 Persen, Komdigi Bidik 5G Makin Ngebut
JawaPos · 28 September 2026 pukul 11.46
Cakupan Internet RI Capai 90%, Pemerintah Bicara Era Baru 5G
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 20.34
Seberapa Cepat Telkomsel 5G Sekarang? Ini Perkembangan Terbarunya
Detik.com · 28 September 2026 pukul 18.04
Wilayah RI Mau Dibagi Jadi 3 Zona, Kecepatan Internetnya Berbeda
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 10.09