Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Abu Krakatau Bercampur Polusi Jakarta, BMKG Minta Warga Lakukan Ini

BMKG mencabut hasil analisis dampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada 1-7 September 2026. Data AERONET di Jakarta menunjukkan dominasi partikel halus (0.11-0.25 mikron) pada 1-4 September, dengan puncak pada 5 September. Pada 6 September, partikel kasar (3.86-5.06 mikron) melonjak rekor mingguan akibat abu vulkanik. Pada 7 September, keduanya turun menjadi level terendah. BMG mengimbau warga Jakarta gunakan masker karena campuran abu vulkanik dengan polusi perkotaan, terutama di puncak musim kemarau tanpa hujan. Data TROPOMI menunjukkan sebaran gas SO2 tergantung ketinggian plume erupsi. Konsentrasi PM2.5 melonjak di Jakarta (25.3 µg/m³) dan Pesawaran Lampung (30.6 µg/m³) pada 5 September 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait