Activision Ungkap Nilai Pasar Cheat Hasilkan Rp 151 Triliun per Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Activision mengungkapkan bahwa nilai pasar cheat di industri game mencapai USD 8,5 miliar (Rp 151 triliun) per tahun. Berdasarkan analisis Intorqa pada Februari 2026, nilai pasar cheat di 15 game berbeda diperkirakan USD 3,5 miliar tahunan. Cheat tersebar melalui jaringan pengecer, layanan berlangganan, akun ilegal, dan alat pemalsuan. Banyak penjual bersembunyi menggunakan perantara untuk menghindari deteksi. Activision menyatakan bahwa mereka beroperasi di puncak pasar gelap dengan lapisan pengecer yang menyebar ke toko online dan komunitas.
Untuk menangani masalah ini, Activision menggabungkan deteksi teknis dengan tindakan hukum. Selama satu tahun, mereka mengganggu lebih dari 375 operasi reseller, mengeluarkan 80+ permintaan penarikan kembali, serta menutup 31 vendor kecurangan utama. Beberapa pemain menghabiskan hingga USD 1.000 per tahun untuk membeli cheat dan alat penghindar. Harga cheat semakin mahal seiring penindakan yang ketat, seperti yang dikatakan Activision melalui RICOCHET Anti-Cheat.
Penindakan ini menunjukkan upaya signifikan untuk mengurangi kecurangan di Call of Duty dan game lainnya, meskipun tantangan masih ada di industri gaming global.
Bagikan
Berita terkait
BI minta DANA investigasi menyeluruh soal insiden transaksi tidak sah
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 13.22
Activision Ungkap Nilai Pasar Cheat Menghasilkan Rp 151 Triliun per Tahun
Detik.com · 23 September 2026 pukul 13.12
Modus Bobol Kartu Kredit Viral, Begini Respons DANA
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 13.01
TikTok Shop Tahan Saldo-Blokir Akun Seller, Menteri UMKM Buka Suara
Detik.com · 14 September 2026 pukul 17.19