Ada Bakteri di Air Irigasi, Ternyata Bekas Data Center
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Data center Meta di Cheyenne, Amerika Serikat, dikaitkan dengan pencemaran bakteri pada air irigasi yang digunakan untuk sistem daur ulang. Hal ini terungkap saat pengujian rutin Februari 2024 dilakukan oleh Dewan Utilitas Publik (BOPU) di fasilitas pengolahan air limbah Goat System LLC, kontraktor Meta. Bakteri yang ditemukan adalah Curiavidus gilardii, jenis bakteri langka yang biasanya ada di air dan tanah secara alami, namun infeksinya jarang dan berpotensi berbahaya bagi lansia atau orang dengan imun rendah. Setelah temuan ini, sistem pembuangan air limbah dihentikan sementara. Meta mendukung kontraktor utamanya, Fortis, untuk menyelesaikan masalah. Fortis melakukan pengujian mandiri bersama ahli lingkungan pihak ketiga, dan hasilnya tidak mendeteksi bakteri yang dimaksud. Meta menyatakan komitmennya untuk menjadi tetangga yang baik dan melindungi sumber daya air lokal di Cheyenne.
Bagikan
Berita terkait
Data Center Meta Diduga Sebar Bakteri Mematikan ke Saluran Air Warga
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 10.15
Air dari Data Center Penuh Bakteri, Lahan Pertanian Tercemar
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 08.45
Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.30
Petani Tolak Uang Rp 472 Miliar, Tak Sudi Lahan Dibangun Data Center
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.40