Petani Tolak Uang Rp 472 Miliar, Tak Sudi Lahan Dibangun Data Center
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan AI (diduga Meta) menawar Rp 472 miliar untuk membeli lahan pertanian Delsia Bare (54) dan Ida Huddleston (83) di Kentucky. Tawaran Rp 4800 per acre untuk 463 acre Bare dan Rp 1 miliar per acre untuk 71 acre Huddleston dibatalkan setelah diketahui akan menjadi data center 2,2 GW. Bare menolak karena sejarah keluarga 2 abad, skeptis AI, dan nilai historis lahan. Proyek memicu polemik di Maysville dengan 20% menolak, 20% mendukung, 60% netanya. Pengembang janji Rp 110 miliar bagi penjual, Rp 15 miliar untuk darurat, Rp 80 miliar infrastruktur air, 400 lapangan kerja. Bare gugat ke pengadilan karena regulasi zonasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.20
Habib Aboe Bersama BKSAP Mendalami Posisi Batam sebagai Hub AI & Data Center ASEAN
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.23
Alibaba Serang Balik Meta di Perang AI Gratisan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.10
Meta Perkuat Ekosistem AI di Asia Pasifik untuk Kreator dan Bisnis
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 18.23
Di Balik Data Manis Meta: AI, Kreator, dan Bisnis yang Makin Bergantung pada Satu Platform
Berita terkait
Ditawari Rp 471 Miliar, Ibu-Anak Petani Malah Usir Raksasa AI
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.30
Kebutuhan Lahan dan Listrik untuk Pusat Data di Indonesia Terus Meningkat
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 18.16
Nge-Prompt AI Sedot Triliunan Liter Air, Bikin Sejumlah Daerah Kekeringan
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 17.52
Data, AI, dan Masa Depan Kedaulatan Indonesia
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.00