Petani Tolak Uang Rp 472 Miliar, Tak Sudi Lahan Dibangun Data Center
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan AI (diduga Meta) menawar Rp 472 miliar untuk membeli lahan pertanian Delsia Bare (54) dan Ida Huddleston (83) di Kentucky. Tawaran Rp 4800 per acre untuk 463 acre Bare dan Rp 1 miliar per acre untuk 71 acre Huddleston dibatalkan setelah diketahui akan menjadi data center 2,2 GW. Bare menolak karena sejarah keluarga 2 abad, skeptis AI, dan nilai historis lahan. Proyek memicu polemik di Maysville dengan 20% menolak, 20% mendukung, 60% netanya. Pengembang janji Rp 110 miliar bagi penjual, Rp 15 miliar untuk darurat, Rp 80 miliar infrastruktur air, 400 lapangan kerja. Bare gugat ke pengadilan karena regulasi zonasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 11.14
Petani di China Kehilangan 10 Hektare Tanaman Gegara Ikuti Saran Chatbot AI
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 10.40
Aplikasi AI Pembuat Video Pornografi Berkeliaran Muncul di App Store
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 22.36
Data Center Menjamur, Indonesia Tak Boleh Cuma Jadi Pasar AI
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 12.05
Meta AI Hadir di Mac, Bawa Fitur Asisten Desktop dan Risiko Privasi
Berita terkait
Ramai-Ramai Warga Tolak Data Center, Pemerintah Akhirnya Menyerah
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.00
Ditawari Rp 471 Miliar, Ibu-Anak Petani Malah Usir Raksasa AI
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.30
Proyek Data Center AI Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Dihentikan Sementara, Dedi Mulyadi: Konsultan Lalai Urus Izin
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 03.00
Meta Rilis Muse Gadgets, Dorong Pengguna Bikin Perangkat AI Sendiri
JawaPos · 3 Oktober 2026 pukul 22.15