Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Adopsi AI di Sektor Publik Dihantui Bahaya Infrastruktur Jadul

Adopsi kecerdasan buatan (AI) di sektor publik, seperti pemerintahan dan pendidikan, semakin masif untuk kebutuhan operasional seperti penentuan kelayakan bantuan dan deteksi penipuan. Namun, laporan Nutanix Enterprise Cloud Index mengungkapkan bahwa mayoritas organisasi masih terhambat oleh infrastruktur tua dan tata kelola yang belum siap, sehingga memicu fenomena shadow AI—penggunaan sistem AI tanpa persetujuan atau pengawasan resmi dari departemen IT.

Masalah utama adalah fondasi infrastruktur yang tidak merata, di mana instansi harus mengelola sistem legacy usang, memelihara private cloud, dan bermigrasi ke cloud modern secara bersamaan tanpa sistem kontrol terpadu. Hal ini membuat adopsi AI sulit dipantau dan meningkatkan risiko keamanan data sensitif masyarakat.

CTO Nutanix, Daryush Ashjari, menekankan bahwa organisasi harus berfokus memperkuat fondasi infrastruktur dengan arsitektur aman berbasis kontainer, bukan sekadar mengejar tren AI. Survei global yang melibatkan 1.600 eksekutif dari 14 negara menegaskan bahwa modernisasi infrastruktur hybrid kini menjadi syarat mutlak untuk adopsi AI yang efektif.

Berita terkait