Afrika Perlahan Terbelah, Lautan Baru Bisa Muncul Jutaan Tahun Lagi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Benua Afrika sedang mengalami proses terbelah yang sangat lambat di bagian timurnya, khususnya di wilayah Turkana Rift di Kenya dan Ethiopia. Menurut penelitian terbaru, kerak Bumi di tengah zona retakan hanya tebungkus tipisnya sekitar 13 kilometer, jauh lebih tipis dari tepi wilayah yang mencapai lebih dari 35 kilometer. Ketika ketebalan kerak turun hingga sekitar 15 kilometer, wilayah ini masuk ke tahap 'necking', di mana deformasi semakin terkonsentrasi dan proses pemisahan dapat berlanjut. Para ilmuwan memperkirakan fase necking ini mulai sekitar 4 juta tahun lalu, menandakan proses ini sudah berlangsung cukup lama.
Bagikan
Berita terkait
Ke Mana Perginya Abu Vulkanik Setelah Gunung Api Erupsi?
Detik.com · 18 September 2026 pukul 05.45
Mineral di Dalam Bumi ternyata Bisa Menyimpan Air, Ini Temuan Terbarunya
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 23.00
AI China Pangkas Waktu Berburu Mineral, dari 6 Bulan Jadi 1 Minggu
Detik.com · 17 September 2026 pukul 22.00
RI Cari Sumber Minyak Baru, Wamenlu Sambangi Afrika
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.40