Agentic AI Bisa Ambil Keputusan Sendiri, Wamen Komdigi Nezar Ingatkan Kendali Manusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perkembangan kecerdasan buatan kini bergerak ke sistem yang mampu melakukan tugas secara lebih mandiri, salah satunya adalah Agentic Artificial Intelligence (Agentic AI). Berbeda dengan AI konvensional yang hanya merespons perintah, Agentic AI dapat mengambil keputusan sendiri berdasarkan alur logika yang dibangun secara internal. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyoroti bahwa kemampuan ini, meskipun menawarkan efisiensi, juga menimbulkan risiko besar jika tidak dikendalikan dengan baik. Menurutnya, pemberian otoritas pada AI harus disertai batas yang jelas agar tetap ada kontrol manusia dalam proses pengambilan keputusan. Dalam skenario penggunaan seperti perencanaan perjalanan, Agentic AI tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga dapat memesan tiket, mengatur akomodasi, berkomunikasi dengan penyedia jasa, hingga menyelesaikan pembayaran secara mandiri. Nezar menekankan bahwa semakin luas akses dan otoritas yang diberikan kepada AI, semakin besar tanggung jawab manusia untuk memantau dan mengatur penggunaannya. Tantangan ini semakin kompleks ketika sistem AI saling berinteraksi, sehingga pengambilan keputusan dapat terjadi tanpa keterlibatan manusia di setiap tahapnya.
Bagikan
Berita terkait
Agentic AI Bisa Ambil Keputusan Sendiri, Wamen Nezar Ingatkan Kendali Manusia
JawaPos · 11 September 2026 pukul 10.15
Siapa Alexandr Wang? Miliarder Termuda di Dunia yang Mendorong Remaja untuk Habiskan Waktunya Mempelajari Vibe-coding
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 02.20
Wamen Nezar Patria Dorong Aceh Jadi Pusat Ekosistem Teknologi di Selat Malaka
JawaPos · 8 September 2026 pukul 22.45
OpenAI Luncurkan GPT-6 Astra: Model AI Paling Cerdas dengan Performa 47 Persen Lebih Cepat
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 20.53