Wamen Nezar Patria Dorong Aceh Jadi Pusat Ekosistem Teknologi di Selat Malaka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria menekankan bahwa letak geografis Aceh di kawasan Selat Malaka menawarkan peluang besar untuk pengembangan teknologi dan ekonomi digital. Menurutnya, Selat Malaka bukan hanya jalur perdagangan internasional, tetapi juga jalur utama kabel subsea yang menyalurkan koneksi internet antarnegara. Namun, infrastruktur gateway data saat ini masih didomin oleh Singapura, sehingga Indonesia perlu memanfaatkan akses langsung ke jalur tersebut untuk mengembangkan ekosistem digital sendiri, termasuk di wilayah seperti Sabang.
Nezar menegaskan bahwa keunggulan geografis saja tidak cukup; kemampuan mengolah potensi tersebut menjadi nilai tambah yang penting. Aceh perlu memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar tidak hanya menjadi wilayah yang dilewati konektivitas digital, tetapi juga mampu menguasai dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung berbagai sektor ekonomi.
Untuk mewujudkan visi ini, Nezar menyoroti adanya sumber daya lokal yang dapat dikembangkan, seperti perguruan tinggi, komunitas teknologi, dan generasi muda yang berpotensi menjadi tenaga ahli digital. Dengan pengembangan yang tepat, Aceh dapat menjadi pusat ekosistem teknologi di kawasan Selat Malaka.
Bagikan
Berita terkait
Kerja Sama Teknologi Indonesia-Tiongkok Makin Erat, AI dan Transfer Teknologi Jadi Fokus
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 18.47
Nezar Patria Nilai Ilmu Filsafat akan Relevan dalam Perkembangan AI
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 12.45
Video: Gali Potensi Mineral Kritis dan EBT, RI Incar Investor Teknologi
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Memperkuat Ekonomi Nasional, INTI 2026 Hubungkan 15 Sektor Teknologi Strategis
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.30