Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Ahli Peringatkan AI Bisa Musnahkan Manusia, Ini Penjelasannya

Ratusan ilmuwan AI menperingatkan bahwa teknologi kecerdasan buatan mutakhir berpotensi memusnahkan manusia, menggambarkan ancaman serius seperti AI supercerdas yang dapat meretas sistem, menyintesis patogen, atau memanipulasi manusia untuk memulai perang nuklir. Profesor Stuart Russell dari UC Berkeley menyatakan risiko lebih tinggi dalam satu atau dua tahun ke depan dibandingkan penyalahgunaan manusia. Jacob Coxon mantan peneliti Anthropic dan OpenAI mengundurkan diri menuding perusahaan memperjudikan nyawa manusia demi kompetisi, sementara Anthropic menghapus janji keselamatan dan eksekutif Evan Hubinger memperkirakan risiko kepunahan mencapai lebih dari 10% pada dekade berikutnya. Meskipun ada yang skeptis dan menyebut peringatan sebagai upaya menarik investasi, desakan regulasi ketat telah memicu pelambatan pengembangan AI dan intervensi pemerintah seperti penundaan perilisan produk. Presiden Trump menolak regulasi global karena khawatir menghambat inovasi, sementara Russell menuntut pemerintah menetapkan rezim perizinan ketat seperti di sektor penerbangan atau medis.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait