Ahli Ungkap Bagaimana Lubang Hitam Raksasa Berperan Membentuk Galaksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi baru mengungkapkan peran lubang hitam supermasiv di pusat galaksi dalam membentuk kembali lingkungan sekitarnya. Para astronom mempelajari sembilan galaksi lokal yang memiliki active galactic nuclei (AGN), yaitu kawasan terang di pusat galaksi akibat gravitasi lubang hitam supermasiv yang menyerap gas dan debu. Energi yang keluar dari AGN menghasilkan guncangan kuat yang melontarkan materi ke lingkungan sekitarnya, mengalihkan gas dan debu yang menjadi bahan baku pembentukan bintang. Penelitian ini memetakan bagaimana gelombang kejut dari AGN memengaruhi evolusi galaksi, termasuk mendorong pembentukan bintang baru. Tim peneliti menggunakan Very Large Telescope (VLT) dan Multi Unit Spectroscopic Explorer (MUSE) untuk menganalisis tiga dimensi, mengidentifikasi aliran radiasi, eksitasi medium antarbintang, dan pembentukan bintang. Mereka menemukan busur dan cincin pembentukan bintang muncul pada jarak 2.600 hingga 20.000 tahun cahaya dari pusat galaksi. Gelombang kejut selalu bergerak tegak lurus terhadap arah aliran keluar dari lubang hitam, fenomena yang konsisten di semua sembilan galaksi yang diteliti. Hasil ini menunjukkan bahwa lubang hitam aktif terlibat dalam siklus akresi dan aliran keluar yang kompleks, secara signifikan memengaruhi interaksi dengan galaksi induknya.
Bagikan
Berita terkait
Ilmuwan Temukan 3 Lubang Hitam Supermasif Berada di Ambang Tabrakan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.15
Teleskop Chandra NASA Abadikan Permata Galaksi NGC 1365 yang Memukau
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.00
Ledakan Sinyal Misterius di Alam Semesta Jadi Kunci Buka Misteri Kosmik
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.03
APOD NASA: Menyingkap Keindahan Nebula Jerapah LDN 1295 di Antariksa
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 12.32