AI Semakin Pintar, Manusia Harus Semakin Bijaksana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisaris Independen PT KAI, Endang Tirtana, menekankan pentingnya adaptabilitas, empati, dan nilai kemanusiaan di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI). Dalam orasi ilmiah di Universitas Muhammadiyah Malang, ia mencontohkan transformasi digital PT KAI yang menggunakan teknologi untuk memperkuat peran manusia, bukan menggantikannya, karena kualitas pelayanan tetap ditentukan oleh faktor manusia.
Tantangan dunia kerja nyata terlihat dari data Goldman Sachs Research yang mencatat penurunan payroll di AS hingga 16.000 pekerjaan per bulan. Selain itu, World Economic Forum memproyeksikan 170 juta pekerjaan baru akan muncul, namun 92 juta jenis pekerjaan akan tergeser hingga 2030. Oleh karena itu, lulusan baru didorong mengasah keterampilan non-rutin agar siap bekerja, memecahkan masalah, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 09.00
Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AI
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 17.30
Trump Mau Bentuk Lembaga AI Baru, Sudah Kantongi Nama Calon Bos
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 14.09
Dindik Jatim Ingatkan Siswa Tak Serahkan Sepenuhnya Proses Berpikir kepada AI
JawaPos · 3 Oktober 2026 pukul 09.45
Kemendikdasmen Berharap Pembelajaran Coding dan AI Kian Masif, Sebut Baru 25 % Sekolah Mengajarkan
Berita terkait
Bukan Dilarang, Begini Cara Tepat Temani Anak Belajar Pakai AI
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 22.50
Bocah Ajaib Usia 13 Tahun Disebut Penerus Elon Musk, Ini Sosoknya
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.55
Xizhe Disebut-sebut sebagai Elon Musk Masa Depan dari China
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 12.14
Ini Daftar AI dan Kegunaannya untuk Bantu Belajar Lebih Efektif
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 09.22