Trump Mau Bentuk Lembaga AI Baru, Sudah Kantongi Nama Calon Bos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump berencana membentuk lembaga koordinasi kebijakan kecerdasan buatan (AI) di Gedung Putih. Jay Clayton, Direktur Intelijen Nasional, menjadi calon kuat untuk memimpin lembaga tersebut sebagai "AI czar". Penunjukan ini bertujuan untuk mengelola peluang sekaligus ancaman teknologi AI, serta memastikan AS tetap kompetitif dibandingkan China dalam pengembangan teknologi tersebut.
Langkah ini menyusul pertemuan Trump dengan para CEO perusahaan teknologi yang menghasilkan komitmen pengawasan mandiri terhadap model AI. Jika terpilih, Clayton akan menggantikan peran yang sebelumnya diisi oleh David Sacks hingga Maret 2026. Saat ini, Gedung Putih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai penunjukan Clayton, namun Trump menyatakan keputusan akan segera diambil setelah berkonsultasi dengan pimpinan Partai Republik dan industri teknologi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 09.27
Tepatkah Trump Ganti Nama AI Jadi <i>Super Intelligence</i>?
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 06.30
Google Gemini 4 Argon Diluncurkan, Siap Tantang GPT-6 Astra
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 00.27
Hadir di Indonesia, Morningmate Bawa Fitur AI dan Wiki
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.40
Midea AC Celest Inverter Tawarkan Kenyamanan dan Efisiensi Energi
Berita terkait
FOTO: Donald Trump Kumpulkan Para Pentolan AI di Gedung Putih
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.15
Trump Ketemu Bos-Bos Teknologi Bahas Krisis Dunia, Begini Hasilnya
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 13.20
Manusia Dalam Bahaya, Presiden Lepas Tangan Suruh Atur Diri Sendiri
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 12.45
Komen Tak Terduga Xi Jinping Soal AS-China di Depan Trump
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.10