Alasan Mengapa CEO Nvidia Selalu Pakai Jaket Hitam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Nvidia, Jensen Huang, konsisten mengenakan jaket kulit hitam selama hampir 20 tahun untuk mengurangi beban pengambilan keputusan harian. Dengan menghilangkan pilihan pakaian yang sepele, ia dapat memfokuskan perhatian sepenuhnya pada hal-hal yang berdampak besar bagi perusahaannya. Praktik ini serupa dengan rutinitas Steve Jobs dan Mark Zuckerberg di Silicon Valley.
Huang memiliki sekitar 30 hingga 40 jaket kulit, yang mayoritas merupakan produk mewah dari Tom Ford dengan harga mencapai USD 10.000 per potong. Gaya berpakaian ini kontras dengan kekayaannya yang mencapai USD 187,4 miliar per September 2026, didorong oleh lonjakan saham Nvidia dan ekspansi industri AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 12.49
Siapkan US$4,5 Miliar, Raksasa AI Nvidia Incar Industri Data Center di Batam
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 10.43
Airlangga Bocorkan Investasi Rp80,55 T Nvidia di Batam
Berita terkait
Bos Nvidia Tak Percaya AI Bakal Musnahkan Manusia: Kemungkinannya 0%
Detik.com · 22 September 2026 pukul 21.00
Jensen Huang Bantah Klaim AI Akan Memusnahkan Manusia pada 2030
JawaPos · 22 September 2026 pukul 11.31
Meeting Ditunda Gara-Gara Telepon dari Presiden, Isinya Tak Terduga
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.00
Saham Nvidia Melejit, Kekayaan Jensen Huang Naik Rp263 Triliun dalam Sehari
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 21.00