Siapkan US$4,5 Miliar, Raksasa AI Nvidia Incar Industri Data Center di Batam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nvidia berencana menginvestasikan US$4,5 miliar atau sekitar Rp80 triliun untuk pengembangan pusat data (data center) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam, Kepulauan Riau. Langkah ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan komputasi AI yang memerlukan kapasitas server, listrik, dan sistem pendingin lebih besar dibandingkan server konvensional.
Pemerintah Indonesia menilai negara memiliki keunggulan kompetitif berupa ketersediaan lahan, air, serta energi hijau. Saat ini, kapasitas data center nasional mencapai 800 megawatt dan diproyeksikan meningkat hingga 1,3 gigawatt. Investasi ini diharapkan memperkuat ekonomi digital Indonesia yang diprediksi tumbuh dari US$180 miliar menjadi US$400 miliar pada 2030.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 10.43
Airlangga Bocorkan Investasi Rp80,55 T Nvidia di Batam
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 06.00
Airlangga Nilai RI Paling Cocok Jadi Lokasi Pusat Data di ASEAN
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 14.40
Obral Potensi Listrik Hijau, Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.33
Ikut Pramono ke New York, Dirut PAM Jaya Jajaki Investasi untuk Perluas Layanan
Berita terkait
Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 19.00
Kebutuhan Listrik AI Melonjak, Taipan Malaysia Bangun Pembangkit di Indonesia
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 13.45
Indonesia Membangun Data Center AI, Bukan Industri AI
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 08.08
Jensen Huang Ungkap Alasan Nvidia Bakal Tumbuh 70 Persen Tahun Depan
kumparan · 11 September 2026 pukul 17.00