Alibaba Qwen Salip Meta dan Google, Model AI Open-Source Tiongkok Kuasai Pengembang Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Model AI open-source asal Tiongkok, khususnya Alibaba Qwen, kini mendominasi ekosistem pengembang global. Berdasarkan data Hugging Face, Qwen mencatat lebih dari 3 miliar unduhan dalam enam bulan terakhir, jauh melampaui model open-source milik Google (418 juta) dan Meta (227 juta). Keunggulan ini didorong oleh strategi penyediaan model yang murah, cepat, dan mudah disesuaikan, sehingga diadopsi oleh perusahaan besar seperti Airbnb.
Selain jumlah unduhan, model AI Tiongkok juga unggul dalam skala parameter, dengan rentang 754 miliar hingga 2,78 triliun parameter, melampaui batas model Amerika yang berada di bawah 130 miliar parameter pada periode tertentu. Data OpenRouter menunjukkan model Tiongkok menyumbang 34,25 triliun token penggunaan global pada awal Agustus 2026, mengungguli model Amerika selama 15 pekan berturut-turut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 21.21
Kemerdekaan di Era AI: Jangan Sampai Kita Hanya Menjadi Pengguna
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 04.30
Bukan Manusia, Kini AI yang Jawab Panggilan Darurat 911
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 22.15
CEO OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Kenapa?
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 07.30
Samsung Kembangkan AI untuk Membaca Pola Kesehatan Tersembunyi dari Smartwatch
Berita terkait
Zuckerberg Bela Model AI China, Apa Alasannya?
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.09
Kenapa Raksasa Teknologi AS Dukung Model AI Open Source ala China?
CNN Indonesia · 26 Juli 2026 pukul 18.15
Apple Rampungkan AI Khusus Tiongkok, Gandeng Alibaba untuk Apple Intelligence
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 12.31
Kesulitan Sutradara Saat Menggarap Serial Rimba Raya
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.13