Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Zuckerberg Bela Model AI China, Apa Alasannya?

Mark Zuckerberg, CEO Meta, menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak perlu memblokir model kecerdasan buatan (AI) dari China untuk memenangkan persaingan teknologi. Menurutnya, pelarangan bukan solusi efektif, dan perusahaan AS harus mengidentifikasi hambatan internal untuk meningkatkan daya saing. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan Financial Times pada 28 Juli 2025.

Perdebatan di Washington meningkat mengenai model AI China, termasuk Kimi K3 dari Moonshot AI, yang memicu pertanyaan tentang kemajuan teknologi China. Pemerintah AS, di bawah Presiden Donald Trump, mengumumkan larangan impor robot dan inverter daya dari China untuk melindungi infrastruktur AI nasional. Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga memperingatkan sanksi finansial atau daftar hitam bagi perusahaan China yang diduga mencuri teknologi AS.

Zuckerberg menekankan bahwa pemblokiran model AI China tidak akan memberikan keunggulan yang efektif bagi AS. Ia mendorong fokus pada inovasi dan perbaikan daya saing perusahaan teknologi AS, bukan mengandalkan hambatan terhadap pesaing.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait