AliExpress Ketahuan Lacak Pengguna Lewat Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1343202/original/052747300_1473652761-20160912-Kantor-Alibabacom-Iwan-1.jpg)
AliExpress menggunakan teknik pemrosesan audio latar belakang untuk melacak pengguna melalui audio fingerprinting. Metode ini memanfaatkan Web Audio API untuk menciptakan sidik jari digital berdasarkan perbedaan suara sangat kecil yang diukur dari perangkat pengguna, termasuk prosesor, kartu suara, driver audio, dan versi browser. Teknik ini tidak merekam suara lingkungan, namun mengidentifikasi ciri khas perangkat. Ditemukan oleh pengembang perangkat lunak yang mencatatkan gangguan koneksi Bluetooth saat menggunakan earphone. Hasilnya digabung dengan data WebGL, resolusi layar, WebRTC, dan pola gerak mouse untuk memantau aktivitas pengguna secara diam-diam tanpa persetujuan. Para pengamat privasi menilai praktik ini melanggar kerahasiaan pengguna karena tidak transparan. Pengguna disarankan menggunakan browser seperti Brave atau Mozilla Firefox untuk melindungi privasi. Hingga kini, Alibaba belum memberikan komentar resmi terkait praktik pelacakan tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Norwegia Siap Batasi Kacamata Pintar, Dilarang Pakai Fitur Face Recognition
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 12.00
Survei DuckDuckGo: 32 Persen Pengguna AI Pernah Ceritakan Rahasia ke Chatbot
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 12.10
Apple Resmi Mulai Pasang Iklan di Apple Maps untuk Pengguna iPhone
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 11.10
6 Settingan WhatsApp Ini Kalau Belum Diaktifkan, Akunmu Gampang Dibobol!
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 18.30