AMD Tegaskan AI Agent Bukan Lagi Sekadar Chatbot, Kini Bisa Bekerja Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

AI agent tidak hanya menjawab pertanyaan, tapi dapat menjalankan tugas secara mandiri dengan mengakses data seperti catatan pelanggan, database internal, sistem ticketing, dan repositori kode. Karena sistem tidak selalu terhubung, ekosistem software terbuka menjadi kunci agar AI agent bekerja optimal. Alexey Navolokin, General Manager AMD Asia Pasifik, menyatakan perusahaan bergerak dari eksperimen AI ke penerapan luas, dengan fleksibilitas memilih menjadi penting. AI agent pada skala produksi harus mengakses berbagai sumber data, menjalankan tool, dan menghasilkan output yang dapat digunakan software lain, seperti membuat laporan penjualan dengan mengambil data spreadsheet, membaca pelanggan, dan menyusun hasil otomatis. Perbedaan utama dengan chatbot adalah kemampuan mengotomatisasi lintas aplikasi, namun dapat muncul masalah vendor lock-in jika setiap AI hanya bekerja dengan software tertentu.
Bagikan
Berita terkait
AI Lepas Kendali, Coba Tanam Malware dan Bohongi Developer
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 08.45
AI Makin Mandiri, Kaspersky Ingatkan Kepercayaan Buta Manusia Bisa Jadi Bumerang
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 15.16
Google Rilis Model AI Baru Gemini 3.7 Flash, 3 Minggu Setelah Umumkan 3.6 Flash
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.37
Ketergantungan Software Asing Bikin Perusahaan Terjebak Biaya Berulang
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 02.33