Ancaman Siber Melonjak, Perusahaan Prioritaskan Pengelolaan Perangkat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Maraknya ancaman siber di Indonesia mendorong sektor bisnis memperketat pengelolaan perangkat kerja digital karyawan. Menurut data BSSN, tercatat sekitar 5,5 miliar insiden siber sepanjang 2025 dan tambahan 1,52 miliar insiden pada awal 2026. Untuk merespons hal ini, penyedia solusi endpoint management Hexnode menggandeng Ingram Micro sebagai distributor resmi di Indonesia. Kemitraan ini bertujuan memperluas akses solusi pengelolaan perangkat bagi mitra bisnis dan pelanggan korporasi di Tanah Air.
Presiden Direktur Ingram Micro Mulia Dewi Karnadi menyatakan kolaborasi ini untuk memperkuat kapabilitas lokal dalam mendampingi integrasi sistem. Dukungan teknis, integrasi solusi, dan strategi pemasaran bersama diharapkan mempercepat adopsi sistem manajemen perangkat modern. Melalui jaringan distributor, system integrator, dan managed service provider milik Ingram Micro, organisasi di Indonesia mendapatkan akses lebih luas ke platform unified endpoint management Hexnode.
Kedua perusahaan berkomitmen membantu bisnis mempermudah pengelolaan perangkat, memperkuat keamanan, mendukung kepatuhan terhadap UU Perlindungan Data Pribadi (PDP), serta meningkatkan efisiensi operasional di tengah lingkungan IT yang makin tersebar. Hexnode menawarkan solusi manajemen endpoint dari satu platform untuk berbagai perangkat seperti komputer, smartphone, tablet, dan perangkat operasional lainnya.
Bagikan
Berita terkait
Jaga Kualitas Aset, Begini Strategi Bank Aladin Syariah di Era Digital
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.21
Ketergantungan Software Asing Bikin Perusahaan Terjebak Biaya Berulang
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 02.33
Pengamat: Industri AI Generatif Butuh Standar Keamanan Selevel Nuklir
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.00
Gedung Bapenda DKI Kebakaran, 1.000 ASN Bakal Diatur WFH Bergantian
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 12.34