Apakah Air Hujan Buatan Hasil Modifikasi Cuaca Berbahaya? Ini Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG menyatakan air hujan buatan dari operasi modifikasi cuaca (OMC) tidak berbahaya. OMC menggunakan Natrium Klorida (NaCl) yang aman dan telah melalui kajian, mirip garam dapur namun dengan tingkat kemurnian dan ukuran partikel berbeda untuk efektivitas sebagai inti kondensasi. Pemerintah DKI Jakarta melakukan OMC untuk menanggulangi Gelombang Kelvin di Jakarta dan Jawa Barat. BMKG menekankan kualitas air hujan yang perlu diwaspadai bukan karena OMC, melainkan akibat partikulat halus (PM2,5, PM10) dari asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menempel pada awan. Jika ingin dikonsumsi, air hujan perlu diolah dengan mengendapkan kotoran dan menyaringnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.59
Viral Langit Berwarna Merah di Paduran Sebangau Kalteng, Ini Analisis BMKG
Detik.com · 22 September 2026 pukul 12.31
BMKG Sebut Hujan di Jabodetabek Akhir Pekan Lalu Hasil Modifikasi Cuaca
Berita terkait
24,6 Ton Garam Ditebar di Langit Kalbar untuk Padamkan Karhutla
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 17.11
Prabowo Minta Teknologi untuk Tekan Karhutla, BRIN Siapkan NaCl 25 Mikron
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 04.33
BMKG: Keberhasilan Operasi Modifikasi Cuaca di IKN 30 persen
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 14.06
Pemprov DKI Lakukan Modifikasi Cuaca, Jakarta Diguyur Hujan Buatan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.14