24,6 Ton Garam Ditebar di Langit Kalbar untuk Padamkan Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat. Dalam operasi ini, BMKG menaburkan 24,6 ton garam ke langit Kalbar untuk memicu hujan yang dapat membasahi lahan gambut dan memadamkan titik api. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berbasis teknologi untuk mencegah dan mempercepat penanganan kebakaran hutan.
BMKG mengoptimalkan dukungan analisis cuaca dan pemantauan dinamika atmosfer guna meningkatkan efektivitas operasi. Tim BMKG memantau pergerakan awan, arah angin, dan kelembapan udara secara real-time untuk memastikan penyemaian awan dilakukan dengan tepat sasaran. Koordinasi erat juga dilakukan dengan Kementerian Lingkungan Hidup, BNPB, TNI Angkatan Udara, Kementerian Kehutanan, dan Pemerintah Daerah.
Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto menekankan bahwa keakuratan data cuaca menjadi faktor kunci keberhasilan operasi ini. Dengan data yang tepat, sasaran penyemaian awan dapat ditentukan secara optimal sehingga dampaknya lebih maksimal dalam memadamkan kebakaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 5 September 2026 pukul 13.31
Hujan Turun Usai OMC di Kalbar dan Kalteng, KLH/BPLH Fokus Basahi Gambut dan Tekan Karhutla
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.46
Pemerintah Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 18.24
Kendalikan Karhutla, Kemenhut Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Tiga Provinsi
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 17.35
Asap Karhutla Menyebar, BMKG Deteksi hingga Sarawak Malaysia
Berita terkait
BMKG: Ada Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Kalbar pada 1-7 September
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.22
Awan Hujan Diprediksi Meluas di Jambi pada 10-15 September, Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan
JawaPos · 2 September 2026 pukul 19.00
BMKG: Titik Panas di Kalbar 907, Kalteng 671
kumparan · 2 September 2026 pukul 13.22
September Diprediksi Puncak Karhutla, OMC-Water Bombing Dimaksimalkan
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 22.47