Aturan 80-20 dalam Mengisi Baterai, Mengapa Daya Sebaiknya Tak Selalu 100 Persen?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9338306/original/066799400_1788323077-pexels-julio-lopez-75309646-18780712.jpg)
Aturan 80-20 dalam pengisian baterai lithium-ion bertujuan memperpanjang umur pakai dengan menjaga tingkat daya antara 20-80 persen. Mengisi hingga 100% atau menurun di bawah 20% dapat memicu reaksi kimia tidak perlu, mengganggu stabilitas baterai. Baterai sensitif terhadap panas ekstrem, yang merupakan penyebab utama kerusakan permanen. Perusahaan seperti Google Pixel sudah menyemplangkan fitur cerdas yang mengatur pengisian otomatis berdasarkan rutinitas pengguna. Untuk mencegah kerusakan, sebaiknya lepaskan casing saat mengisi, simpan di tempat sejuk, dan hindari paparan sinar matahari langsung.
Bagikan
Berita terkait
Danantara Jajaki Investasi hingga Rp2 Triliun ke VKTR, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.05
Review Honor X6c: HP Rp 2 Jutaan Tangguh, Baterai Awet
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.15
Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon melalui Pengembangan Ekosistem Baterai
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 08.07
Pertamina Perluas Bisnis Rendah Karbon melalui Pengembangan Ekosistem Baterai
JawaPos · 1 September 2026 pukul 04.45