Danantara Jajaki Investasi hingga Rp2 Triliun ke VKTR, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Danantara Investment Management bersama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk menandatangani non-binding term sheet untuk investasi hingga Rp2 triliun dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik komersial di Indonesia. Investasi ini masih bersifat awal dan bergantung pada kesepakatan definitif serta proses uji tuntas selanjutnyanya. Kolaborasi fokus pada percepatan adopsi kendaraan listrik komersial seperti bus dan truk, termasuk pengembangan model mobility as a service (MaaS) untuk mengurangi hambatan adopsi dan mendukung operator armada beralih ke kendaraan listrik. VKTR yang dikenal sebagai pionir kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia. Investasi ini sekaligus diharapkan memperkuat rantai nilai industri baterai nasional serta mendukung agenda hilirisasi mineral kritikal sesuai prioritas pemerintah. Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir menyatakan kolaborasi ini selaras dengan upaya mengurangi emisi, memperkuat industri nasional, dan membangun fondasi ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon melalui Pengembangan Ekosistem Baterai
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 08.07
Siap-Siap! BYD Resmikan Pabrik Rp11,7 T di Subang Pekan Ini
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 08.45
Insentif untuk Ekosistem Baterai NMC Dinilai Jadi Akselerator Hilirisasi Nikel
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.03
INDEF Ingatkan Baterai NMC Bisa Bikin Harga MOLINAS Mahal
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 13.40