Awalnya Anti AI, Kini Guru di Tapanuli Ini Justru Mengajar Pakai AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fajar Darojat, guru fisika di SMAN 1 Matauli Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, awalnya enggan mempelajari AI karena menganggapnya hanya alat mencontek. Namun, setelah mengikuti pelatihan AI generatif IndonesiapandAI dari kerja sama AWS dan YPKBI, pandangannya berubah drastis. Ia bahkan mengikuti pelatihan tersebut sambil liburan di Pulau Nias.
Pasca-pelatihan, Fajar membangun aplikasi learning assistant menggunakan platform PartyRock dari AWS. Aplikasi ini membantu siswa mempelajari fisika dengan menjelaskan konsep, rumus, menampilkan ilmuwan terkait, contoh penerapan sehari-hari, referensi bacaan, dan soal latihan dengan umpan balik langsung. Karena mengajar program International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP), ia menambahkan fitur evaluasi jawaban dalam bahasa Inggris. Fajar juga meraih sertifikasi AWS Certified AI Practitioner, di mana 70% materinya tentang pemahaman AI dan 30% produk AWS.
Fajar berencana menyebarkan penggunaan AI ini ke rekan-rekan guru di Tapanuli Tengah. Ia membuktikan guru dari daerah pinggiran mampu menguasai teknologi AI setara profesional. Sejak 2017, AWS telah membantu lebih dari 1,3 juta masyarakat Indonesia mengembangkan keterampilan cloud dan AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 11.30
Ini Dia 'Sosok Pengganti' Debt Collector
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 05.06
Jumlah Guru dan Tendik Berstatus PPPK Jauh Lebih Banyak Dibanding PNS, Ini Datanya
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 23.00
Menjelang MPLS Perdana SNT, Mendikdasmen Minta Guru Banyak Belajar
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.59
Kacamata Pintar Ini Dirilis, Andalkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas
Berita terkait
Dari 3.800 Pendidik, Ini 6 Guru Terbaik yang Kuasai AI Pilihan Telkomsel
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 21.24
Telkomsel Bikin Ribuan Guru Makin Canggih Mengajar dengan AI
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 20.11
Bukan Dilarang, Begini Cara Tepat Temani Anak Belajar Pakai AI
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 22.50
Bocah Ajaib Usia 13 Tahun Disebut Penerus Elon Musk, Ini Sosoknya
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.55