Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Awalnya Anti AI, Kini Guru di Tapanuli Ini Justru Mengajar Pakai AI

Fajar Darojat, guru fisika di SMAN 1 Matauli Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, awalnya enggan mempelajari AI karena menganggapnya hanya alat mencontek. Namun, setelah mengikuti pelatihan AI generatif IndonesiapandAI dari kerja sama AWS dan YPKBI, pandangannya berubah drastis. Ia bahkan mengikuti pelatihan tersebut sambil liburan di Pulau Nias.

Pasca-pelatihan, Fajar membangun aplikasi learning assistant menggunakan platform PartyRock dari AWS. Aplikasi ini membantu siswa mempelajari fisika dengan menjelaskan konsep, rumus, menampilkan ilmuwan terkait, contoh penerapan sehari-hari, referensi bacaan, dan soal latihan dengan umpan balik langsung. Karena mengajar program International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP), ia menambahkan fitur evaluasi jawaban dalam bahasa Inggris. Fajar juga meraih sertifikasi AWS Certified AI Practitioner, di mana 70% materinya tentang pemahaman AI dan 30% produk AWS.

Fajar berencana menyebarkan penggunaan AI ini ke rekan-rekan guru di Tapanuli Tengah. Ia membuktikan guru dari daerah pinggiran mampu menguasai teknologi AI setara profesional. Sejak 2017, AWS telah membantu lebih dari 1,3 juta masyarakat Indonesia mengembangkan keterampilan cloud dan AI.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait