Bagaimana gerhana Matahari total terjadi? Ini penjelasan ilmiahnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gerhana matahari total adalah fenomena ketika Bulan menutupi seluruh piringan Matahari karena sejajar dengan Bumi dan Matahari. Pada 12 Agustus 2026, peristiwa ini akan terlihat di beberapa negara, dengan jalur totalitas utama melintasi wilayah seperti Galicia dan Asturias di Spanyol, sementara negara lain hanya mengalami gerhana sebagian.
Proses gerhana memerlukan Bulan baru dan sejajaran sempurna dengan bidang ekliptika, yang terjadi saat musim gerhana sekitar dua kali setahun. Ukuran dan jarak yang proporsional membuat Bulan tampak sama besar dari Bumi: diameter Matahari 400 kali lebih besar, tetapi jaraknya juga 400 kali lebih jauh.
Fase gerhana meliputi tahap awal, Baily's Beads, Diamond Ring Effect, dan totalitas, di mana korona Matahari terlihat sebagai cahaya putih. Jalur bayangan inti sempit, kurang dari 80 km, sehingga hanya wilayah tertentu yang mengalami gerhana total.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.06
Kapan Gerhana Matahari Total 2026? Ini Jadwal, Lokasi, dan Cara Aman Melihatnya
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 12.40
Bulan Terus Menjauhi Bumi, Manusia Mulai Rasakan Dampaknya
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.15
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Segera Terjadi, Siang Jadi Malam
Berita terkait
Jadwal Lengkap Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 11.30
Gerhana Matahari Total Langka Bakal Terjadi 12 Agustus Ini
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 13.27
Usai Gerhana Matahari Total 12 Agustus, Kapan Momen Langka Itu Terjadi Lagi?
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 06.30
Gerhana Matahari Total Hari Ini, Wilayah Mana Saja yang Kebagian?
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.08