Banderol, Senjata Unik Rusia yang Jadi Mimpi Buruk Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rusia meningkatkan penggunaan Banderol, senjata drone kamikaze murah yang dapat mencapai 500 km/jam dengan jangkauan hingga 500 km. Banderol mengandalkan hulu ledak fragmentasi 114 kg, lebih kecil dari rudal jelajah konvensional namun menimbulkan tantangan ekonomi bagi Ukraina. Karena harga Banderol Rp 730 juta hingga Rp 2,2 miliar, Moskow dapat menguras pertahanan udara Ukraina yang mahal. Pengetahuan Ukraina menyebut Banderol terlibat 80% serangan Rusia terhadap infrastruktur Odesa. Senjata ini mengandalkan komponen asing seperti mesin jet China, baterai Jepang, dan elektronik AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 07.15
Rusia Klaim Tembak Jatuh 250 Drone Ukraina dalam 12 Jam
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 09.18
Pesawat Raksasa Rusia 4 Tahun Disandera Negara NATO, Terancam Tak Bisa Pulang
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 03.00
Drone Ukraina Hantam Gudang Ozon di Rusia, 10 Orang Tewas
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 07.58
Drone Rusia Hantam Mal di Ukraina: 15 Warga Tewas, Puluhan Anak Luka-luka
Berita terkait
Inggris Janji Dukung Ukraina 100 Persen Usai Diancam Rusia Soal Serangan Drone
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 04.37
Turki Pilih Mendekat ke AS Dibandingkan Rusia
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.40
Rusia Luncurkan Serangan Rudal Balistik ke Ukraina, Ledakan Terdengar di Kiev & Kota Lainnya
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 10.37
Prancis Janjikan Rudal Pencegat untuk Ukraina di Tengah Gempuran Rusia
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 02.00