Turki Pilih Mendekat ke AS Dibandingkan Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rusia memperingatkan Amerika Serikat dan Turki agar tidak membuka "kotak Pandora" dengan menjual senjata ke Ukraina. Pihak Moskow menyatakan bahwa langkah semacam itu pasti akan merusak rasa saling percaya dengan Washington maupun Ankara. Menurut laporan media yang terbit pada hari Sabtu, Washington sedang bersiap untuk mengizinkan pengiriman senjata secara besar-besaran dari Turki ke Ukraina.
Pengiriman itu termasuk 70 rudal ATACMS yang nilainya sekitar 280 juta dolar AS. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, memperingatkan agar langkah tersebut tidak dilakukan. Ia mengatakan bahwa Washington dan Ankara telah memutuskan untuk membuka "kotak Pandora" lainnya, padahal mereka mengaku sedang berupaya keras memulihkan perdamaian di Ukraina.
Diplomat senior Rusia tersebut menegaskan bahwa memasok lebih banyak senjata dan amunisi ke Kiev tidak hanya akan menambah jumlah korban jiwa dan tingkat kehancuran akibat perang, tetapi juga merusak kepercayaan antara Moskow dan kedua ibu kota negara tersebut.
Bagikan
Berita terkait
AS dan Turki Hendak Pasok Senjata ke Ukraina, Rusia Tuntut Penjelasan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 09.03
Rudal-rudal Rusia Hujani Kampung Halaman Zelensky, Hantam Pabrik Miliarder Lakshmi Mittal
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 12.38
Perempuan Cantik Rusia Tanam Bom di Tempat Sampah, Pembelot Ukraina Tewas
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.45
201 Drone Ukraina Serbu Moskow, Rusia Bombardir Kyiv
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.25