Bank Besar Bobol, Identitas Nasabah Sampai Data Kredit Terungkap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank milik pemerintah India, Bank of Baroda (BOB), mengalami kebocoran data besar setelah informasi nasabah dan dokumen internal perusahaan ditemukan beredar di dark web. Kebocoran bermula dari akun email salah satu karyawan yang diretas, sehingga pelaku mendapat akses tanpa izin ke sejumlah data. Meski demikian, bank menegaskan sistem core banking-nya tetap aman dan tidak terdampak.
Peneliti keamanan siber Srikanth L. menyatakan data yang bocor mencakup informasi pribadi nasabah, dokumen identitas, dokumen pinjaman, hingga catatan audit internal. Pelaku mengiklankan data curian berukuran lebih dari 700 gigabyte di dark web. Jumlah nasabah yang terdampak belum diketahui pasti.
Bank of Baroda telah memulai investigasi forensik digital dan bekerja sama dengan otoritas terkait. Insiden ini menambah daftar panjang serangan siber terhadap perusahaan besar di India, termasuk peretasan pemasok Apple, Tata Electronics, dan serangan ransomware terhadap pembangkit listrik nuklir.
Bagikan
Berita terkait
KTP atau Data Pribadi Bocor di Internet? Inilah Cara Mengantisipasinya
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 16.45
Data Pribadi Warga Terus Bocor, Pakar Ungkap Masalah yang Tak Terlihat di Balik Layar
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 16.30
Kebocoran Data Lama Kembali Beredar, Komdigi Investigasi Pengedar Data Pribadi Ilegal
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 16.15
Komdigi Buka Suara Usai Data Meutya Hafid Diduga Bocor ke Internet
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.14