KTP atau Data Pribadi Bocor di Internet? Inilah Cara Mengantisipasinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masyarakat Indonesia semakin khawatir akibat maraknya kebocoran data pribadi seperti KTP Elektronik di internet. Menurut Daeng Ipul, Ketua Divisi Keamanan Siber Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFENet), pemerintah telah menyediakan kanal resmi bernama Polisiber untuk masyarakat melaporkan kejahatan siber termasuk pencurian dan pembocoran data pribadi. Kanal ini dikelola oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta dilengkapi kolom pelaporan bagi publik. Namun, Daeng menyampaikan kekhawatiran terkait efektivitas kanal ini dalam menangani laporan yang masuk. Masyarakat dapat menggunakan kanal Polisiber untuk melaporkan data pribadi yang sudah bocor agar segera dilakukan takedown oleh pihak berwenang. Hal ini menjadi langkah penting mengingat peran KTP Elektronik yang mengandung banyak informasi pribadi berharga bagi para pelaku kejahatan siber.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.14
Komdigi Buka Suara Usai Data Meutya Hafid Diduga Bocor ke Internet
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.01
Kebocoran Data Lama Kembali Beredar, Komdigi Investigasi Pengedar Data Pribadi Ilegal
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 15.19
Data Pribadi Menkomdigi Meutya Hafid Diduga Bocor ke Internet
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 14.20
Data KTP dan Password Menteri Komdigi Bocor, Bisa Dibeli Cuma Rp 2.000
Berita terkait
Data Pribadi Warga Terus Bocor, Pakar Ungkap Masalah yang Tak Terlihat di Balik Layar
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 16.30
Kebocoran Data Lama Kembali Beredar, Komdigi Investigasi Pengedar Data Pribadi Ilegal
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 16.15
220 Juta Paspor Warga Dunia Bocor di Internet, Anda Termasuk?
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.20
KTP atau Data Pribadi Bocor di Internet? Begini Cara Melaporkannya
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 16.30