Banyak Orang Sudah Tidak Percaya Dokter dan Guru, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kehadiran kecerdasan buatan (AI) mulai mengikis kepercayaan masyarakat terhadap profesional seperti dokter dan guru. Survei dari Use.AI yang melibatkan 15.428 responden dewasa menunjukkan 64% responden merasa lebih percaya diri untuk mempertanyakan informasi dari para ahli. Fenomena ini disebut 'resesi keahlian', di mana nilai keahlian profesional menurun akibat kemudahan AI dalam merangkum dan menyajikan informasi. Masyarakat semakin cenderung melakukan riset mandiri menggunakan AI untuk memverifikasi pernyataan para profesional sebelum memutuskan untuk mempercayai atau tidak.
Data menunjukkan 53% masyarakat kini menggunakan AI untuk memverifikasi jawaban dari pakar, sementara 46% merasa kredensial profesional tidak lagi memberikan prestige tinggi. Selain dokter dan guru, profesi seperti manajer, jurnalis, dan ekonom juga semakin sering dipertanyakan publik. Penggunaan AI untuk verifikasi informasi ini lebih dominan pada generasi muda, dengan 70% responden usia 18-34 tahun lebih nyaman menggunakan AI sebelum mempertanyakan ahli, dibandingkan hanya 49% pada kelompok usia di atas 45 tahun.
Use.AI memperingatkan bahwa tren penurunan kepatuhan otomatis terhadap profesional ini bisa berlanjut seiring ketergantungan masyarakat yang semakin besar pada AI. CEO Use.AI, Ihor Herasymov, menyatakan bahwa AI telah mendemokratisasi rasa percaya diri lebih cepat daripada mendemokratisasi pengetahuan, sehingga orang bisa merumuskan pertanyaan tajam tanpa kompetensi yang cukup untuk menilai kebenaran jawaban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 12.29
Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Ambil Peran di Era Disrupsi Digital
Berita terkait
Anak Muda Tak Percaya AI dan Bos Teknologi, Kenapa?
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.50
Survei: 78,7% Publik Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 19.12
Kalah dari Bayi, Kemampuan AI Dipertanyakan
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 18.00
Kabinet Bayangan, Media, Survei: Disebut Jadi Mesin Penggempur Prabowo
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.45