Baru 10% Perusahaan RI Siap AI, 4 Sektor Ini Jadi Prioritas Komdigi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Baru 10% perusahaan di Indonesia yang benar-benan siap dan berhasil mengadopsi kecerdasan buatan (AI) secara penuh, menurut laporan SEAPPI, OpenAI, dan AWS. Riset tersebut juga menunjukkan bahwa 57% pelaku usaha mengaku kesulitan karena minimnya keterampilan dan talenta digital untuk mengintegrasikan AI ke dalam operasional harian. Untuk menutup kesenjangan ini, laporan menyarankan empat sektor strategis sebagai fokus awal percepatan AI nasional. Menanggapi temuan ini, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Edwin Hidayat Abdullah, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia pusat aplikasi AI di kawasan ASEAN. White paper ini dijadikan acuan untuk menilai kesiapan adopsi hingga pemanfaatan AI yang lebih mendalam. Dalam acara From AI Adoption to AI Advantage: Indonesia's Next Growth Opportunity yang digelar OpenAI di Jakarta, Kemkomdigi menyatakan fokusnya pada peningkatan kapasitas komputasi nasional, transfer dan pengembangan teknologi, serta pembukaan investasi berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas industri dalam negeri.
Bagikan
Berita terkait
ignitePRO Hadir di BATIC 2026, Bawa Transformasi AI dari Konsep ke Aksi Nyata
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.33
Gawat, AI Jadi Ancaman Profesi Akuntan
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 15.00
Telkom Dorong Perusahaan Asia Pasifik Maksimalkan Teknologi AI, Ini Tujuannya
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 00.29
AI dan Cloud Makin Marak, Infrastruktur Digital Indonesia Dituntut Makin Tangguh
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 19.51