AI dan Cloud Makin Marak, Infrastruktur Digital Indonesia Dituntut Makin Tangguh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Adopsi cloud, AI, dan layanan digital di Indonesia semakin meningkat, mendorong kebutuhan infrastruktur yang lebih cepat dan aman. PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) memperluas portofolio edge cloud melalui kemitraan dengan Fastly untuk meningkatkan performa situs web, aplikasi, dan perlindungan siber. Sektor-sektor seperti perbankan, ritel, telekomunikasi, dan digital-native terdampak. Pasar transformasi digital Indonesia diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 19,11% pada 2026-2031. Kemitraan ini menyasar peningkatan investasi perusahaan pada data dan keamanan siber, dengan platform Fastly yang mencakup content delivery, keamanan aplikasi/API, edge computing, dan observabilitas. Pendekatan edge cloud programmable memungkinkan pemrosesan lebih dekat pengguna, mengurangi latensi dan meningkatkan keandalan layanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.54
AI dan Cloud Makin Banyak Digunakan, Infrastruktur Digital Dituntut Lebih Aman
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.56
Komdigi Rombak Ulang Infrastruktur Digital Indonesia, Patok 9 Juta Talenta
ANTARA News · 29 Agustus 2026 pukul 15.34
Wamenkomdigi: AI bekal wajib hadapi dinamika cara kerja era digital
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.46
Telkom Akses Dorong Transformasi Menjadi Rujukan Infrastruktur Digital Nasional
Berita terkait
Telkom 30 Jadi Jurus Transformasi, Bidik Era AI dan Infrastruktur Digital
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.13
BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 20.21
Teknologi AI Makin Dibutuhkan di Kampus, Tapi Ancaman Siber Ikut Membesar
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 20.00
Indonesia Cyber Protection 2026 Dorong Industri Keuangan Perkuat Ketahanan Siber Berbasis Era AI
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.57