Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Bencana RI Disebut Gara-Gara Ulah Amerika, Pakar Ungkap Faktanya

Beberapa waktu terakhir, klaim bahwa teknologi HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program) di Alaska, AS, menyebabkan letusan gunung berapi di Indonesia kembali viral. HAARP adalah fasilitas penelitian ionosfer yang dikelola University of Alaska Fairbanks sejak 2015, dengan Ionospheric Research Instrument (IRI) yang memancarkan daya 3,6 MW untuk studi ilmiah terbatas. Namun, Daryono dari IABI menegaskan erupsi gunung api Indonesia tidak ada kaitatnya dengan teknologi atau senjata buatan. Erupsi disebabkan oleh dinamika tektonik dan tekanan magma dari dalam Bumi, bukan gempa listrik atau gelombang elektromagnetik. Indonesia berada di jalur Cincin Api, sehingga aktivitas vulkanik intensif merupakan proses alami yang tidak bisa direkayasa oleh teknologi manusia.

Berita terkait