Benteng Misterius di Sahara Simpan Jejak Peradaban yang Hilang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ksar Draa adalah benteng kuno di Gurun Sahara, Aljazair, yang dibangun dari batu dan tanah liat lokal untuk bertahan di iklim gurun ekstim. Benteng ini menjadi saksi sejarah multikultural, tempat komunitas Yahudi, Berber, dan Arab hidup berdampingan sejak abad ke-19 hingga awal abad ke-20, menjalankan perdagangan dan kerajinan di kawasan oasis.
Setelah Aljazair merdeka dari Prancis pada 1962, tekanan terhadap kelompok minoritas meningkat. Serangan terhadap rumah, tempat usaha, dan rumah ibadah memaksa banyak keluarga Yahudi bermigrasi ke Prancis dan Israel. Ksar Draa perlahan ditinggalkan hingga menjadi situs bersejarah. Laporan Green Prophet menyebut situs ini belum terlindungi dengan baik—video di YouTube menunjukkan siapa pun dapat masuk bebas. Sisa-sisa rumah dan sinagoge tua masih berdiri. Penelitian menunjukkan Sahara pernah jauh lebih hijau dengan danau dan sungai yang mendukung permukiman manusia.
Bagikan
Berita terkait
Momen Spesial, Honda Pakai Jubah Era 1966 di MotoGP Jepang
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.25
Menkeu Suahasil Kenang Ketika Inflasi RI Tembus 650 Persen
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 20.45
Daftar Kapolri dari Masa ke Masa: Dari Soekanto hingga Suyudi
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 20.34
Nostalgia PS1, LEGO PlayStation Berisi 1.911 Keping Mulai Dijual
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 18.30