Berambisi Jadi Negara Netral Karbon, Vatikan Lirik Energi Surya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Vatikan berencana membangun pembangkit energi terbarukan senilai sekitar 100 juta euro (Rp2,05 triliun) menggunakan teknologi agrovoltaik di lahan Santa Maria di Galeria, Italia. Dengan kapasitas diperkirakan mencapai 90 megawatt, proyek ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan listrik seluruh Vatikan yang berpenduduk tidak lebih dari seribu jiwa. Sistem ini memanfaatkan panel surya yang dipasang beberapa meter di atas tanah, sehingga pertumbuhan tanaman tidak terganggu dan bahkan mendapatkan perlindungan dari cuaca ekstrem serta pengurangan penguapan. Surplus listrik yang dihasilkan akan dialirkan ke jaringan Italia, memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Perjanjian ini merupakan realisasi dari visi mendiang Paus Fransiskus terkait kepedulian terhadap perubahan iklim, dan mendapat dukungan dari Paus Leo XIV. Proyek ini juga menandakan upaya Vatikan untuk mencapai kemandirian energi setelah sebelumnya bergantung pada impor listrik dari Italia.
Bagikan
Berita terkait
Tak Cukup Hanya Memasang Panel Surya
Jaring.id · 26 Agustus 2026 pukul 20.13
Heboh Hutan Tiba-Tiba Muncul di Tengah Danau, Semalam Hilang lagi
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 19.40
Pakar Soroti PLTS 100 GWp Prabowo, Desa Harus Jadi Produsen Listrik
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.45
Bawa Harmoni Alam Lebih Dekat Ke Rutinitas Harian
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 17.03