Pakar Soroti PLTS 100 GWp Prabowo, Desa Harus Jadi Produsen Listrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto baru saja meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas total 100 gigawatt peak (GWp) sebagai bagian upaya mencapai swasembada energi Indonesia. Program ini mencakup tiga jenis skema, yaitu PLTS ground mounted, PLTS atap, dan PLTS terapung, yang akan dikembangkan secara bertahap. Pada Tahap I, pemerintah menargetkan pembangunian kapasitas sebesar 17GWp, dengan 14 proyek PLTS sejumlah 5.216 megawatt peak (MWp) yang berada dalam berbagai tahapan seperti pembangunan, groundbreaking, peresmian, hingga persiapan tender. Presiden menyatakan bahwa seluruh kapasitas listrik Indonesia saat ini sebesar 88GWp berasal dari berbagai sumber seperti batu bara, minyak, gas, dan panas bumi, dan program ini bertujuan untuk menambah kapasitas tersebut hingga 100GWp. Target penyelesaian program ini ditetapkan dalam tiga tahun, meskipun Presiden berharap dapat rampai lebih cepat, yakni dalam dua tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.04
Prabowo Buka Kerja Sama Bareng Rusia: Energi Terbarukan hingga Nuklir Damai
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.04
Prabowo Siap Kerja Sama Bareng Rusia: Energi Terbarukan hingga Nuklir Damai
Berita terkait
Prabowo: PLTS Terapung Saguling Masuk Program 100 GWp, Progres Capai 47 Persen
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 19.40
Prabowo Resmikan PLTS 100 GWp, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 21.50
PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.35
PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Akselerasi EBT dan Swasembada Energi Nasional
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 16.25