Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenhub Pastikan Bandara Soekarno-Hatta Berjalan Normal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan operasional penerbangan di Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta tetap aman dan normal setelah erupsi Gunung Anak Krakatau pada 5 September 2026. Berdasarkan ASHTAM Nomor VAWR3739, jarak sebaran abu vulkanik ke Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma sekitar 31,4 kilometer, cukup jauh untuk menghindari dampak langsung. Hingga saat itu, uji kertas VA di Bandara Soekarno-Hatta tidak mendeteksi abu vulkanik. Kemenhub terus memantau situasi dan koordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, serta maskapai penerbangan. Status erupsi Gunung Anak Krakatau dinyatakan Siaga III. Kemenhub mendorong semua pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti NOTAM serta ASHTAM secara resmi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 16.25
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenhub Pastikan Belum Ganggu Penerbangan
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 19.27
Kemenhub: Operasional bandara normal usai erupsi Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.57
Erupsi Anak Krakatau, Bandara Soetta Masih Beroperasi Normal
VOI · 4 September 2026 pukul 14.00
Bandara Kualanamu Kembali Normal Usai Erupsi Sinabung, Abu Vulkanik Tak Terdeteksi
Berita terkait
Operasional Penerbangan Bandara Kualanamu Berjalan Normal Setelah Erupsi Gunung Sinabung
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 06.20
Kemenhub Pastikan Operasional Bandara Normal Usai Erupsi Anak Krakatau
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 20.30
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenhub Pastikan Penerbangan Bandara Soekarno-Hatta Normal
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 19.35
Harga Avtur Naik, Kemenhub Naikkan Batas Fuel Surcharge Tiket Pesawat Jadi 40%
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.24