Bocah 22 Tahun Jadi Otak Pencurian Jumbo Bernilai Rp 4,2 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang pria berusia 22 tahun bernama Melane Lam berhasil mencuri lebih dari 4.100 Bitcoin senilai US$240 juta (Rp 4,2 triliun) dari seorang warga Washington DC. Aksi pencurian ini dikategorikan sebagai kasus pencurian kripto terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Lam menjadi salah satu dari 18 terdakwa dan merupakan terdakwa ke-11 yang mengaku bersalah di pengadilan.
Lam dan rekannya melakukan pencurian menggunakan teknik rekayasa sosial. Dua orang kaki tangan Lam menyamar sebagai perwakilan Google dan bursa kripto Gemini, lalu meminta korban memberikan akses Google Drive dan kode keamanan. Setelah berhasil mengambil alih Bitcoin, Lam bertugas mencuci uang dan mengubahnya menjadi uang tunai.
Uang hasil curian digunakan Lam untuk hidup mewah. Ia membeli sekitar 30 mobil sport mewah seperti Porsche, Lamborghini, dan Ferrari, menyewa rumah di Miami, serta membeli jam tangan senilai US$2 juta. Lam juga dilaporkan menghabiskan US$569 ribu dalam satu malam di klub malam Los Angeles. Akhirnya, Lam ditangkap oleh FBI di Miami sebulan setelah kejahatannya.
Bagikan
Berita terkait
Siapa Malone Lam? Pemuda Singapura yang Bikin Heboh Curi Bitcoin Rp 4,3 T
Detik.com · 13 September 2026 pukul 10.39
Curi Bitcoin Rp 4,3 T, Malone Lam Gak Nyangka Seheboh Ini!
Detik.com · 11 September 2026 pukul 13.49
Siapa Malone Lam? Remaja Singapura yang Melakukan Perampokan Kripto Terbesar di Dunia
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 01.10
Mafia Kelas Kakap Ditangkap Polisi, Ternyata Bocah 21 Tahun
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.45